Pada tahun 2019/2020 Kemenristek dikti melalui LTMPT (Lembaga tes masuk perguruan tinggi) mengadakan ujian masuk PT menggunakan sistem baru yang dinamakan UTBK (ujian tulis berbasis komputer). Utbk ini sebenarnya sudah dikembangkan pada tahun-tahun sebelumny, namun belum seluruh Indonesia menggunakannya. Selain utbk masih ada ujian tulis berbasis cetak. Namun pada tahun ini, LTMPT mewajibkan seluruh siswa yang akan mendaftar ke PT melalui UTBK.
Didalam sistem UTBK, siswa dapat memilih 2 paket soal yaitu Saintek dan Soshum. Saintek berisi soal-soal yang berkaitan dengan materi IPA, Sedangkan paket soshum berisi soal-soal yang berkaitan dengan materi IPS.
Pemilihan paket soal tersebut sangat berkaitan dan berpengaruh kepada piluhan jurusan yang akan diambil oleh siswa pendaftar. Misalnya jika siswa berkeinginan mengambil jurusan teknik sipil maka paket soal yang harus diambil adalah paket Saintek.
Berikut ini adalah link contoh soal UTBK 2019 Paket Saintek dan Soshum.
klik: https://ainamulyana.blogspot.com/2018/06/latihan-soal-utbk-tps-dan-utbk-tka.html
INVENTORI RASA PERCAYA DIRI
pengumpulan data sebanyak-banyaknya akan sangat membantu konselor dalam proses pemberian layanannya. untuk dapat memberikan layanan yang baik dan tepat sasaran maka konselor harus memahami peserta didiknya secara komprehensif.
Diantara angket yang sering digunakan adalah inventori rasa percaya diri siswa. dengan inventori ini konselor dapat menghimpun data-data siswanya yang terkait dengan rasa percaya diri siswa-siswanya.
Berikut contoh inventori rasa percaya diri yang bisa digunakan konselor. cekidot...........
FORMAT OTOBIOGRAFI
Salah satu instrumen yang seringkali dipergunakan konselor dalam pengumpulan data adalah angket otobiografi. angket ini dipergunakan guna menyaring data-data yang berkaitan dengan pengalaman pribadi siswa sejak kecil,terkadang juga pengalaman menyenangkan dan kurang menyenangkan yang dia alami baik selama di sekolah (SD,SMP, SMA) dan juga pengalaman di keluarga dan lingkungannya.berikut adalah contoh format otobiografi yang sering dipakai di sekolah-sekolah. simak selanjutnya...................
CHECKLIST KEBIASAAN BELAJAR (STUDY HABBIT)
Halow gaaayyysss.........
jumpa lagi dengan blogger muda dan cakep di situs ini.....
kebiasaan belajar siswa sangat berpengaruh kepada capaian prestasi di sekolahnya. kebiasaan tersebut biasanya dapat kita amati di dalam maupun di luar sekolah. kebiasaan-kebiasaan tersebut perlu guru dan konselor ketahui agar upaya pengembangan potensi siswa menjadi lebih maksimal. artinya, kesuksesan siswa di masa depan sedikit banyak dipengaruhi oleh kebiasaan -kebiasaan belajarnya selama bersekolah. berikut ini adalah contoh angket ceklis kebiasaan belajar yang dapat dipergunakan konselor di sekolah. cekidoot...........
jumpa lagi dengan blogger muda dan cakep di situs ini.....
kebiasaan belajar siswa sangat berpengaruh kepada capaian prestasi di sekolahnya. kebiasaan tersebut biasanya dapat kita amati di dalam maupun di luar sekolah. kebiasaan-kebiasaan tersebut perlu guru dan konselor ketahui agar upaya pengembangan potensi siswa menjadi lebih maksimal. artinya, kesuksesan siswa di masa depan sedikit banyak dipengaruhi oleh kebiasaan -kebiasaan belajarnya selama bersekolah. berikut ini adalah contoh angket ceklis kebiasaan belajar yang dapat dipergunakan konselor di sekolah. cekidoot...........
CHECKLIST
KEBIASAAN BELAJAR
STUDI
HABIT
ANGKET KEBUTUHAN PESERTA DIDIK (AKPD) BK SMA
Bagi seorang konselor kelengkapan administrasi dan instrumentasi bk adalah sebuah keniscayaan. konselor profesional tentu wajib menguasai segala sesuatu tentang kegiatan instrumentasi mulai dari penyusunan, pelaksanaan, pengolahan data, sampai menggunakan data tersebut untuk keperluan layanan bimbingan dan konseling. diantara sekian banyak kegiatan administrasi bk yaitu penyusunan angket kebutuhan peserta didik. angket ini disusun guna menyaring data-data kebutuhan layanan bk setahun kedepannya.
setelah angket ini disebarkan dan mendapatkan kesimpulan data maka konselor akan menyusun program layanan tahunan, semester,bulanan dan hariannya berdasarkan hasil kesimpulan angket.
ANGKET KEBUTUHAN PESERTA DIDIK (AKPD)
PELAKSANAAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Tahun Ajaran 20../20..
JURNAL HARIAN BK TERBARU SESUAI POP
Menyusun jurnal harian bagi konselor harus selalu dilakukan agar setiap kegiatan pelayanan yang dilakukan setiap harinya dapat terekam dan dapat dipertanggung jawabkan. mengisi jurnal memang sedikit mengurangi waktu konselor di dalam memberikan layanan lainnya. apalagi jumlah guru BK nya yang tidak seimbang dengan jumlah siswa yang harus dilayaninya. namun demikian, seorang konselor diharapkan bisa mengatur waktu sebaik mungkin agar setiap kegiatan administrasinya dapat dilengkapi. berikut ini adalah format jurnal harian guru bk yang sudah banyak dipakai diberbagai sekolah. simak selanjutnya.......
RPL BIMBINGAN KLASIKAL POP
Setiap awal tahun ajaran baru seorang guru dan konselor selalu disibukkan dengan kegiatan menyusun perangkat pembelajaran diantaranya RPL (Rencana Pelaksanaan Layanan).
penyusunan rpl perlu dipersiapkan dengan matang agar kedepannya kegiatan pembelajaran lebih terarah dan mencapai tujuan dengan maksimal.
jika RPLnya saja asal-asalan, maka kemungkinan besar pembelajaran menjadi ngawur tanpa panduan sehingga berakibat fatal bagi tujuan pembelajaran. upaya untuk mengembangkan siswa secara maksimal menjadi sesuatu yang jauh dari harapan. mungkin terlihat sepele, tetapi keberadaan rpl sangatlah urgen dan wajib disusun dengan baik sesuai dengan panduan penyusunan.
berikut ini adalah contoh RPL BK Klasikal sesuai dengan POP BK K13...simak aja langsung guysss......
RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN
BIMBINGAN
KLASIKAL
SEMESTER
(GANJIL/GENAP)TAHUN PELAJARAN…
Laporan Evaluasi Hasil Konseling Individu
Evaluasi
Hasil Konseling Individu
Kelas:
XI
|
Tahun:
2017
|
Komponen Program: Responsif
|
Jangka Waktu Evaluasi: 3 minggu
|
Layanan yang
Dilaksanakan
(1)
|
Materi/Topik Permasalahan
(2)
|
Peserta Didik yang
Mengikuti Layanan
(3)
|
||
Konseling
Individu
|
a.
Sedih, Perstasi
menurun, Merasa diri tidak berhargasampai ingin bunuh diri
|
a.
1 konseli (13.IPS2.17)
|
||
Deskripsi Pelaksanaan Layanan
(4)
|
Evaluasi
|
|||
Aspek yang
Dievaluasi
|
Analisis
Hasil Evaluasi
(5)
|
|||
|
Proses
|
-
Konseli mampu menceritakan masalah
yang dialami
-
Konseli mempercayai konselor bahwa
masalahnya aman tidak akan diceritakan pada lainnya
-
Konselor berhasil meyakinkan konseli
akan kerahasiaan masalah konseli
-
Konselor membantu konseli untuk
mengenali perasaannya dan melihat perubahan perilaku setelah ada masalah
-
Konselor membantu dan memotivasi
konseli untuk merubah perilakunya yang mudah melamun, larut dalam kesedihan
menjadi sikap yang optimis
|
||
Hasil
|
Konseli menerima kondisi yang telah
dialaminya
-
Konseli memahami perubahan perilakunya
berdampak negatif pada prestasi dan hubungan
-
sosial dengan teman dan keluarganya
-
Konseli menyusun langkah-langkah
perubahan perilaku yang akan dilakukan untuk bangkit dan kembali berprestasi
-
Konseli menyadari untuk berani
mengatakan tidak pada pacar yang meminta berlebihan
|
|||
Alternatif Solusi
(7)
|
Rencana Tindak Lanjut
(8)
|
|||
Waktu
pertemuan terbatas
|
Lebih aktif
belajar bersama dengan teman.
Meminta
bantuan teman kelasnya untuk mengajak konseli dalam beberapa kegiatan yang
produktif,misal aktif dalam eks kul
|
Pengakhiran
pelaksanaan layanan konseling individu dilanjutkan dengan menyusun rencana perbaikan pola pikir agar
bisa menata hidup demi masa depan konseli.
Melibatkan
teman akrab konseli untuk lebih melibatkan konseli dalam kegiatan belajar
atau ekstra kurikuler
|
||
LAPORAN KEPUASAN KONSELI TERHADAP PROSES KONSELING INDIVIDUAL
KEPUASAN
KONSELI TERHADAP PROSES KONSELING INDIVIDUAL
Identitas : SMA
Nama Konseli : AYU(samaran)
Nama Konselor :
Petunjuk:
1.
Bacalah secara teliti
2.
Berilah tanda centang (√) pada kolom jawaban yang tersedia.
|
|||||
No
|
Aspek yang dinilai
|
Sangat Memuaskan
|
Memuaskan
|
Kurang Memuaskan
|
|
1.
|
Penerimaan
guru bimbingan dan konseling atau konselor terhadap kehadiran Anda
|
V
|
|||
2.
|
Kemudahan
guru bimbingan dan konseling atau konselor untuk diajak curhat
|
V
|
|||
3.
|
Kepercayaan
Anda terhadap guru bimbingan dan konseling atau konselor dalam layanan
konseling
|
V
|
|||
4.
|
Pelayanan
pemecahan masalah tercapai melalui konseling individual
|
V
|
|||
Subscribe to:
Posts (Atom)






